Ngaji Psikologi Bersama Kyai Pamungkas:
Biarkan Orang Lain Menikmati Rasa Bangganya
ADA sesuatu yang ajaib pada jiwa manusia, suatu perasaan yang melingkupi diri bila kita tak lagi membutuhkan segala jenis perhatian yang ditujukan pada diri kita dan membiarkan orang lain yang mendapatkan perhatian itu.
Kebutuhan kita akan perhatian yang berlebihan adalah bagian dari ego kita yang berkata, “Lihat aku. Aku ini lain. Ceritaku pasti lebih menarik daripada cerita kalian” Itulah suara dari dalam diri Anda yang mungkin tidak langsung keluar dan terucapkan, tetapi ingin dipercaya bahwa “aku lebih penting daripada engkau,” Ego adalah bagian dari diri kita yang ingin didengar, dilihat, dihargai, dianggap istimewa, sering kali dengan mengorbankan orang lain. Itulah bagian dari diri kita yang suka menginterupsi pembicaraan orang lain, atau tidak sabar menunggu giliran berbicara supaya perhatian kembali pada diri kita. Dengan derajat berbeda-beda, kebanyakan dari kita terikat pada kebiasaan ini, yang biasanya akan merusak diri kita. Bila kita begitu saja menyela pembicaraan, kita akan mengurangi kebahagiaan orang lain. Setiap orang akan dirugikan.
Lain kali, bila seseorang menceritakan sesuatu kepada Anda atau memberitahukan keberhasilannya, coba amati dorongan Anda untuk juga mengatakan sesuatu mengenai diri Anda.
Walaupun kebiasaan ini sulit dihilangkan, memiliki rasa percaya diri yang kuat untuk mampu melepaskan kebutuhan Anda akan perhatian dan ikut senang bila orang lain merasa senang akan membuat Anda nyaman dan merasa damai. Daripada menyela dan langsung berkata, “Aku juga pernah begitu” atau “Tebak apa yang kulakukan hari ini?” tahan lidah Anda dan lihat apa yang terjadi. Berusahalah untuk berkata, “Hebat kamu!” atau “Lalu bagaimana?” dan jangan ucapkan apa-apa lagi. Orang yang sedang berbicara dengan kita akan lebih senang, karena kita benar-benar memperhatikannya, karena kita menyimak pembicaraannya, karena ia tidak merasa sedang bersaing dengan kita. Hasilnya adalah orang ini akan merasa lebih santai berada di dekat kita, merasa lebih percaya diri dan lebih menarik. Kita juga akan lebih santai karena tak usah merasa ingin buru-buru bangkit dari tempat duduk untuk mendapatkan gi liran berbicara.
Tentunya ada banyak kesempatan yang benar-benar cocok Untuk saling bertukar pengalaman, dan untuk berbagi keberhasilan dan perhatian, bukan memberikan semuanya sekaligus. Di sini saya mengacu pada kebutuhan yang kompulsif untuk merampas perhatian yang layak dinikmati orang lain. Ironisnya, bila kita melepaskan keinginan untuk memonopoli kesenangan, perhatian yang biasanya Anda perlukan dari orang lain akan digantikan oleh rasa percaya diri dari dalam yang sangat besar yang diperoleh dari membiarkan orang lain memilikinya.
TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?
Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.
PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001
PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098





Users Today : 30
Users Yesterday : 470
This Month : 3461
This Year : 173985
Total Users : 1365911
Who's Online : 8