CURHAT/KONSULTASI KLIEN
Dari awal saya menikah, sejatinya, keluarga suami tidak setuju dengan pernikahan kami. Tapi, atas kemauan kami berdua, maka pernikahan itu tetap dilaksanakan.

Masalahnya, sahabat mertua saya ingin berbesanan dan berniat untuk menjodohkan anak mereka dengan suami saya. Tapi, saya sudah menikah dengan suami. Akhirnya, adik laki-laki suami saya dijodohkan dengan anak sahabat mertua, itupun gagal karena adik ipar lebih memilih wanita lain. Karena rencana pertama dan kedua gagal, maka, mereka menjalankan rencana ketiga. Yaitu memperlakukan saya dengan kasar dan menjelek-jelekan saya ke teman dekat saya dan saudaranya. Saya jadi sedih. Malu sama orang-orang apa lagi teman dekat saya.

Sebaiknya bagaimana, sikap saya terhadap mertua? Dan apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan rumah tangga? Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih.
(Ny. Andi S – Padang)
JAWABAN KYAI PAMUNGKAS
Ny. Andi, kalau akar permasalahannya sudah diketemukan, maka akan lebih mudah untuk memberikan penanganan. Namun yang terpenting, sekarang, adalah bagaimana komitmen Anda dan suami untuk tetap mempertahankan rumah tangga. Bila cinta kalian kuat dan diikat dengan ikatan iman, Insya Allah tak pernah runtuh oleh cobaan yang datang bertubi-tubi.

Anda harus memperbaiki kualitas ibadah wajib, perbanyak istighfar, semoga ketulusan Anda mendatangkan kemurahan Allah untuk melunakkan hati mertua dengan berganti rasa kasih sayang pada menantu. Ingat, meski laki-laki yang menjadi suami kini sudah menjadi milik Anda, tetapi dia bukan milik Anda sepenuhnya. Karena ibunya masih punya hak terhadap anak laki-lakinya. Jadi, pahami posisi ibu mertua, dan tetaplah menjaga adapt istiadat dengan santun.
Perbanyaklah komunikasi dari kedalaman hati dengan suami. Komunikasi yang sehat itu didasarkan pada saling percaya, mau mendengar, menghormati pendapat, lapang dada dan terbuka.

Juga perbanyaklah cinta untuknya, dengan kelembutan, pelayanan selaku istri, ketulusan dalam menerima apa adanya dan tak banyak menuntut. Bila rumah tangga yang Anda bangun ini secara internal tak ada masalah, berarti, dengan sekuat tenaga suami pun akan berusaha menjaganya. Karena ia tahu, Anda adalah istri yang tepat baginya. Tak usah Anda masukkan terlalu dalam perkataan ibu mertua yang menjelekkan Anda. Dan tak perlu malu kepada teman-teman Anda. Mereka akan melihat bukti bahwa Anda tak seburuk yang disangkakan ibu mertua. Dengan akhlak yang baik, teman-teman justru akan menjadi benteng bila Anda mesti berhadapan dengan ibu mertua.
Jangan lupa, tetap mendoakan mertua agar Allah berkenan memberinya hidayah. Anda tak usah memperbanyak kata-kata di hadapannya, tetaplah berlaku baik, memberinya hadiah, membantu kerepotannya dan memasrahkan semuanya kepada Allah. Anggaplah kata-kata judes yang keluar dari lisan beliau, sebagai penebus dosa Anda nanti di akhirat. Dan Anda tak boleh terpancing untuk menanggapinya. Tutuplah memori Anda dari masukan yang tak baik itu. Jadi Anda tak perlu sakit hati, karena itu akan merusak diri Anda sendiri.

Bila bicara baik-baik dengan mertua belum bisa dan menemui jalan buntu, Anda bisa ke alamat kami di Condet, Jakarta Timur, kami ada Keilmuan Penunduk yang bisa mensupport Anda untuk menggempur hati mertua yang sekeras batu. Semua harus diniati untuk memperbaiki hubungan rumah tangga Anda, tidak boleh ada niat jelek/buruk. ©️KyaiPamungkas.
TERLALU LELAH HADAPI MASALAH?
Anda tidak harus kuat sendirian.
Jika semuanya terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak… dan mulai menata arah.
Kami siap mendampingi Anda.
PEGURON SAPUJAGAD 1
(Kyai Pamungkas)
Jl. Raya Condet, Gang Kweni No.31, RT 01/RW 03, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur 13530
☎️ 0812-1314-5001
PEGURON SAPUJAGAD 2
(Aby Marnos)
Jl. Raya Gudo No. 50, RT 05/RW 03, Gudo, Jombang, Jawa Timur 61453
☎️ 0857-8008-0098





Users Today : 233
Users Yesterday : 520
This Month : 23417
This Year : 164935
Total Users : 1356861
Who's Online : 3